Cara membeli rumah dengan KPR

cara membeli rumah dengan kprCara membeli rumah dengan KPR :

Yang perlu anda lakukan pertama adalah temukan dulu property atau rumah yang anda inginkan.

Setelah anda temukan rumah yang anda suka, harga sudah deal dengan owner. Berikan uang tanda jadi, tetapi sebelum nya pastikan terlebih dulu bahwa orang itu pemilik rumah yang tercantum di sertifikat.

Apabila sudah memberikan tanda jadi, minta kwitansi bukti pembayaran uang tanda jadi kepada owner. Apabila anda membeli lewat agent, biasanya akan dibuatkan SPPJB (Surat Pengikatan Perjanjian Jual Beli). Di dalam surat ini biasanya akan ditulis bahwa anda membeli lewat KPR. Karena proses KPR perlu waktu, maka di dalam SPPJB tersebut akan ditulis bahwa pembeli minta waktu tertentu untuk pengajuan KPR. Biasanya 1 bulan.

Kenapa perlu dituliskan jangka waktu pengurusan KPR ? Karena penjual juga butuh kejelasan dari pembeli, sampai kapan dia harus menunggu. Biasanya 1 bulan cukup. Orang bank biasanya bilang proses KPR cuma 2 minggu, tetapi praktek nya bisa lebih dari itu.

Kemudian di dalam SPPJB tadi dituliskan juga, bagaimana jika KPR anda di tolak ? Uang tanda jadi anda bagaimana nasib nya? dikembalikan ? hangus ? atau bagaimana?

Biasanya itu adalah kesepakatan antara penjual dan pembeli. Tetapi kebanyakan ada nilai yang dihanguskan, misalnya setengah dari uang tanda jadi, atau hangus full. Karena dalam hal ini, penjual juga berkomitmen untuk menunggu anda selama 1 bulan untuk proses KPR. Jadi tawaran dari yang lain nya tidak diterima lagi oleh penjual. Tetapi ada juga yang dikembalikan full.

*untuk pembatalan transaksi, jika dilakukan oleh pembeli maka uang tanda jadi hangus full. Jika dilakukan oleh penjual, maka uang tanda jadi dikembalikan + pinalti sebesar nilai uang tanda jadi.

Setelah SPPJB selesai dibuat. Anda tinggal menunggu proses KPR anda. Data-data yang diperlukan dapat anda baca disini : Syarat pengajuan KPR

Tunggu saja info KPR anda diterima atau ditolak. Jika diterima, maka bank akan meminta untuk penjual supaya memasukkan data dan sertifikat asli ke notaris yang telah dipilih oleh bank. Untuk pembelian KPR, notaris nya ditentukan oleh bank, bukan oleh pembeli.

Setelah itu, apabila sertifikat asli telah dimasukkan ke notaris, notaris akan cek terlebih dulu ke BPN. Setelah di cek dan surat2 nya tidak ada masalah, kemudian dilanjutkan ke penentuan jadwal untuk akad kredit dan AJB.

Akad kredit dan AJB dilakukan pada hari yang sama, dilakukan di hadapan notaris dan orang KPR bank yang telah siap memberikan pinjaman untuk anda. Akad kredit untuk menandatangani perjanjian kredit pinjaman anda dengan bank yang memberikan dana.

Setelah akad kredit selesai dan AJB selesai ditandatangani penjual dan pembeli, bank akan transfer dana permohonan KPR anda langsung kepada penjual. Tanpa melalui anda terlebih dulu. Biasanya pinjaman yang diberikan sebesar 70% sd 80% dari nilai appraisal rumah. Sisanya anda harus transfer menggunakan dana pribadi anda kepada penjual sebelum AJB dilakukan sebagai Down Payment (DP) langsung saat itu juga karena AJB dan akad kredit harus ditandatangani hari itu juga. Setelah lunas, baru kemudian notaris akan eksekusi balik nama.

2 comments on “Cara membeli rumah dengan KPR”

    • Adut Sugianto Reply

      Umumnya fotocopy ktp (suami istri), npwp, kartu keluarga, akta nikah, akta lahir, copy rekening 3 bulan terakhir, slip gaji (jika karyawan), copy siup dan tdp jika pengusaha. Kemudian disertai copy sertifikat, imb dan pbb terakhir rumah atau ruko yg mau dibeli.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *