Cara Jual Beli Rumah Tunai (anda sebagai pembeli)

Cara jual beli rumah, apabila anda sebagai pembeli dan ingin membeli rumah secara tunai :

cara jual beli rumahPertama cari dulu rumah yang anda ingin kan. Jika sudah ketemu rumah yang cocok dengan anda, sudah sesuai harga, lokasi, keadaan rumah, dan lain2, maka selanjutnya adalah proses jual beli rumah nya.

Apabila anda sudah negosiasi harga dengan owner (pemilik rumah) dan harga sudah disepakati bersama, selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah berikan uang tanda jadi. Sebelum berikan uang tanda jadi, anda boleh meminta kepada owner untuk melihat surat2 terlebih dulu, seperti : sertifikat, pbb, blueprint, imb. Setelah nama dalam sertifikat sesuai dengan owner, selanjutnya anda sebagai pembeli harus memberikan uang tanda jadi.

Dalam hal ini ada unsur TRUST (kepercayaan). Kenapa Trust? karena sertifikat belum di cek oleh notaris. Anda juga sebagai pembeli tidak bisa minta untuk cek sertifikat dulu baru uang tanda jadi. Karena anda sebagai penjual pun tidak akan mau memberikan sertifikat ke notaris apabila belum ada uang tanda jadi.

Kemudian setelah memberikan uang tanda jadi, minta lah kwitansi bukti uang tanda jadi. Apabila anda membeli lewat agent property, maka biasanya akan dibuatkan juga Surat Pengikatan Perjanjian Jual Beli (SPPJB). Agent property sudah punya form nya, jadi anda terima beres saja. Perjanjian nya sangat adil, tidak berat sebelah, hampir sama dengan yang notaris buat, tetapi lebih simple.

Apabila anda ingin membuat SPPJB nya di notaris, bisa juga. Biasanya biaya SPPJB nya ditanggung pembeli, karena kepentingan pembeli.

*Nilai uang tanda jadi bermacam-macam nilai nya, tergantung nilai property dan juga permintaan dari owner.

Setelah SPPJB dibuat, karena anda membeli secara tunai, maka anda sebagai pembeli berhak menentukan notaris mana yang ingin digunakan. Jika anda membeli lewat agent property, agent bisa membantu anda untuk rekomendasi notaris.

Setelah notaris ditentukan, penjual harus memberikan sertifikat dan surat2 asli ke notaris yang anda tentukan untuk di cek ke BPN apakah benar dia pemiliknya, dan juga untuk mempersiapkan proses AJB (akta jual beli) dan balik nama. Anda bisa mengabari penjual untuk memasukkan data2 asli nya ke notaris, jika anda beli melalui agent property, serahkan saja ke agent untuk konfirmasi. Biasanya agent property akan urus dari awal sampai selesai.

Tunggu beberapa hari kemudian, nanti akan dikabari notaris kalau surat2 rumah sudah clear dan sudah bisa melakukan AJB (akta jual beli). Tetapi sebelum nya anda dan penjual harus mentransfer uang pajak dan biaya notaris terlebih dulu. Biaya notaris biasanya ditanggung pembeli. Pajak penjual ditanggung penjual, dan pajak pembeli ditanggung pembeli.

Kemudian tinggal mencocokkan jadwal antara penjual, pembeli, dan notaris untuk melakukan AJB di tanggal berapa, jam berapa.

Pada hari yang telah disepakati untuk AJB, biasa nya di hadapan notaris, penjual dan pembeli akan menandatangani surat2 yang disiapkan notaris. Setelah selesai AJB, anda dan penjual akan pergi ke bank bersama-sama untuk melakukan sisa pelunasan.

Biasanya notaris akan titip pesan ke penjual, kalau sudah lunas, konfirmasi ke notaris lagi, notaris akan lakukan balik nama.

Transaksi anda sudah selesai, kemudian anda tinggal menunggu waktu beberapa bulan untuk proses balik nama ke nama anda. Nanti notaris akan konfirmasi kepada anda jika sertifikat asli sudah bisa di ambil.

Leave A Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *